<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bisnis &#38; Bisnis Kecil</title>
	<atom:link href="http://www.bisniskecil.com/?feed=rss2&#038;p=434" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.bisniskecil.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Jul 2012 14:41:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Pilihan Yang Lebih atau Kurang</title>
		<link>http://www.bisniskecil.com/?p=504</link>
		<comments>http://www.bisniskecil.com/?p=504#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jul 2012 06:31:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Memulai Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemasaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bisniskecil.com/?p=504</guid>
		<description><![CDATA[Saya pikir itu bermuara pada satu atau hal yang lain: Seberapa sedikit yang bisa saya raih? vs Seberapa banyak yang dapat saya lakukan? Anehnya, keduanya mengambil banyak pekerjaan. Semakin dekat Anda pada kedua &#8220;tepian&#8221;nya akan semakin dibutuhkan. Itulah sebabnya kebanyakan orang puas dengan jalan yang paling sederhana, yang tidak hanya cukup untuk tetap diperhatikan. Tidak ada yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.bisniskecil.com/wp-content/uploads/2012/03/No8_ProcessSketch-8783.jpg" rel="lightbox[504]"><img src="http://www.bisniskecil.com/wp-content/uploads/2012/03/No8_ProcessSketch-8783-300x223.jpg" alt="" title="No8_ProcessSketch-8783" width="300" height="223" class="aligncenter size-medium wp-image-505" /></a></p>
<div>Saya pikir itu bermuara pada satu atau hal yang lain:</div>
<div>Seberapa sedikit yang bisa saya raih?<br />
vs<br />
Seberapa banyak yang dapat saya lakukan?</div>
<div>Anehnya, keduanya mengambil banyak pekerjaan.<span id="more-504"></span> Semakin dekat Anda pada kedua &#8220;tepian&#8221;nya akan semakin dibutuhkan. Itulah sebabnya kebanyakan orang puas dengan jalan yang paling sederhana, yang tidak hanya cukup untuk tetap diperhatikan.</div>
<div>
Tidak ada yang bisa memaksimalkan setiap kesepakatan, setiap proyek, setiap pelanggan dan setiap kesempatan. Seni itu, saya pikir, harus ketat tentang di mana Anda siap untuk selama-memberikan, dan tidak mendapatkan ketergantungan melakukan segala sesuatu &#8230; karena Anda hanya menjadi biasa-biasa saja yang lain, dengan mudah diabaikan.</div>
<div>
Itu berarti lebih &#8220;tidak.&#8221;  Lebih dalam pengertian, &#8220;tidak, aku tidak dapat mengambilnya karena untuk melakukannya berarti tidak secara dramatis memberikan lebih pada apa yang saya lakukan sekarang.&#8221;</div>
<div>
Dan itu berarti lebih &#8220;ya.&#8221; Lebih dengan pengertian, &#8220;ya, aku mampu menghadapi persaingan prioritas, rasa takut dan meningkatkan janji saya dan kesediaan saya untuk menjaganya&#8221;</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bisniskecil.com/?feed=rss2&#038;p=504</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesetiaan</title>
		<link>http://www.bisniskecil.com/?p=499</link>
		<comments>http://www.bisniskecil.com/?p=499#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Feb 2012 13:31:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[Memulai Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemasaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bisniskecil.com/?p=499</guid>
		<description><![CDATA[Kita semua mencari seseorang untuk dipercayai: Orang-orang dan lembaga yang akan melakukan apa yang mereka katakan dan mengatakan apa yang mereka maksud. Bank digunakan untuk menggunakan pilar marmer dan penjaga bersenjata untuk membuat jelas bahwa uang kami aman. Dokter menempatkan diploma di dinding dan memakai seragam putih. Lembaga dan yang terkait didalamnya,  tidak bekerja tanpa kepercayaan. Ini bukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><a href="http://www.bisniskecil.com/wp-content/uploads/2012/02/hand-shake-love.jpg" rel="lightbox[499]"><img class="aligncenter size-medium wp-image-500" title="hand-shake-love" src="http://www.bisniskecil.com/wp-content/uploads/2012/02/hand-shake-love-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a></div>
<div>Kita semua mencari seseorang untuk dipercayai: Orang-orang dan lembaga yang akan melakukan apa yang mereka katakan dan mengatakan apa yang mereka maksud.</div>
<div>
Bank digunakan untuk menggunakan pilar marmer dan penjaga bersenjata untuk membuat jelas bahwa uang kami aman. Dokter menempatkan diploma di dinding dan memakai seragam putih. Lembaga dan yang terkait didalamnya,  tidak bekerja tanpa kepercayaan. Ini bukan kebetulan bahwa standar &#8220;emas&#8221; dalam hubungan bisnis adalah mampu untuk melakukan bisnis dengan &#8220;jabat tangan&#8221;.</div>
<div>
Hari ini, meskipun, lebih mudah dari sebelumnya untuk membangun / pasar kepercayaan tetapi tidak benar-benar memberikan.<span id="more-499"></span> &#8221;Baca baik-baik cetakannya,&#8221;.Lembaga-lembaga keuangan, operator kapal pesiar dan mitra bisnis menyatakan ini setelah mereka telah gagal untuk menghormati apa yang kami pikir mereka janjikan.</div>
<div>
Ini sangat sulit untuk membangun sebuah masyarakat sipil dengan semua dokumen dan perjanjian yang mengatakan: &#8220;. Baca baik-baik cetakannya&#8221; Ketika kita harus menghabiskan seluruh waktu kami menyaksikan  kembali dan bekerja dengan pengacara, itu jauh lebih menantang untuk mendapatkan apa pun &#8211; dan itu membuat membangun bisnis dan merek jauh lebih sulit.</div>
<div>
Pertanyaan yang perlu ditanyakan oleh pemasar adalah, &#8220;apakah kita melakukan ini untuk membuat kepercayaan muncul, atau ini sebenarnya sesuatu yang dapat dipercaya, sesuatu yang kita bangga lakukan?&#8221;</div>
<div>
Kepercayaan dibangun ketika tidak ada yang melihat, ketika Anda berpikir Anda memiliki pilihan untuk memotong sudut dan ketika Anda menemukan celah, dan memutuskan untuk memperbaikinya tanpa pengakuan. Tapi hati-hati menggunakan kepercayaan murni sebagai alat pemasaran.</div>
<div>
Perbedaannya harus jelas. Kepercayaan nyata, ketika mengalami, sangat luar biasa. Tapi kepercayaan dangkal untuk keperluan pemasaran, sekali ditemukan, meninggalkan kesan yang buruk bahkan untuk pelanggan Anda yang paling berharga.</div>
<p>Ironisnya adalah: semakin Anda bekerja pada kepercayaan pemasaran, semakin keras Anda jatuh begitu orang menemukan bahwa mereka ditipu.</p>
<p>Oleh Seth Godin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bisniskecil.com/?feed=rss2&#038;p=499</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perbedaan antara kegagalan dan kesalahan</title>
		<link>http://www.bisniskecil.com/?p=495</link>
		<comments>http://www.bisniskecil.com/?p=495#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Feb 2012 17:53:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[Memulai Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bisniskecil.com/?p=495</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Seth Godin Kegagalan adalah sebuah proyek yang tidak bekerja, sebuah inisiatif yang mengajarkan Anda sesuatu dan pada saat yang sama hasilnya tidak bergerak, dan membuat anda Anda lebih dekat ke pada tujuan anda. Sebuah kesalahan adalah kegagalan berulang, melakukan sesuatu untuk kedua kalinya ketika Anda seharusnya tahu lebih baik, atau upaya salah arah, karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh Seth Godin</p>
<p>Kegagalan adalah sebuah proyek yang tidak bekerja, sebuah inisiatif yang mengajarkan Anda sesuatu dan pada saat yang sama hasilnya tidak bergerak, dan membuat anda Anda lebih dekat ke pada tujuan anda.</p>
<p><span id="more-495"></span></p>
<p>Sebuah kesalahan adalah kegagalan berulang, melakukan sesuatu untuk kedua kalinya ketika Anda seharusnya tahu lebih baik, atau upaya salah arah, karena kecerobohan, keegoisan atau keangkuhan, bahwa ketika melihatnya kembali mengingatkan Anda untuk menghindarinya.</p>
<p>Kita perlu lebih banyak kegagalan, saya pikir. Kegagalan yang tidak membunuh kita, membuat kita lebih berani, dan mengajarkan kita satu cara lagi untuk menyaksikan &#8220;yang tidak akan bekerja&#8221;, saat membuka pintu untuk hal-hal yang mungkin bekerja.</p>
<p>Sekolah membingungkan kita, sama halnya atasan dan keluarga. Silakan, gagal. Cobalah untuk menghindari kesalahan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bisniskecil.com/?feed=rss2&#038;p=495</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>“Kalian Harus Menemukan Apa yang kalian Cintai”, kata Jobs</title>
		<link>http://www.bisniskecil.com/?p=468</link>
		<comments>http://www.bisniskecil.com/?p=468#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Sep 2011 13:20:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah Sukses]]></category>
		<category><![CDATA[Memulai Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemasaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bisniskecil.com/?p=468</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini adalah teks yang disiapkan untuk pidato wisuda yang disampaikan oleh Steve Jobs, CEO Apple Computer dan Pixar Animation Studios, pada tanggal 12 Juni 2005. Saya merasa terhormat berada di sini pada hari wisuda kalian dari salah satu universitas terbaik di dunia. Saya tidak pernah lulus dari perguruan tinggi. Sejujurnya, saat ini adalah saat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut ini adalah teks yang disiapkan untuk pidato wisuda yang disampaikan oleh Steve Jobs, CEO Apple Computer dan Pixar Animation Studios, pada tanggal 12 Juni 2005.</p>
<p><a href="http://www.bisniskecil.com/wp-content/uploads/2011/09/Steve.jpg" rel="lightbox[468]"><img src="http://www.bisniskecil.com/wp-content/uploads/2011/09/Steve-300x216.jpg" alt="" title="Steve" width="300" height="216" class="aligncenter size-medium wp-image-469" /></a><br />
<span id="more-468"></span><br />
Saya merasa terhormat berada di sini pada hari wisuda kalian dari salah satu universitas terbaik di dunia. Saya tidak pernah lulus dari perguruan tinggi. Sejujurnya, saat ini adalah saat terdekat di mana saya merasakan suasana wisuda. Hari ini, saya ingin menyampaikan tiga cerita pengalaman hidup saya. Itu saja. Tidah lebih. Hanya tiga cerita.<br />
Cerita pertama adalah tentang menghubungkan titik-titik dalam hidup kalian.<br />
Saya putus kuliah dari Reed College setalah 6 bulan pertama, tetapi saya tetap ada di sana selama 18 bulan untuk mengikuti beberapa kelas, sebelum akhirnya benar-benar berhenti. Jadi mengapa saya memutuskan untuk berhenti kuliah?<br />
Ini semua dimulai sebelum saya lahir. Ibu kandung saya adalah seorang mahasiswi muda yang belum menikah, dan dia memutuskan untuk memberikan saya kepada seseorang untuk diadopsi. Dia berkeyakinan kuat bahwa saya harus diadopsi oleh keluarga sarjana, jadi ibu mempersiapkan saya untuk diadopsi oleh seorang pengacara dan istrinya setelah saya lahir. Namun kekita saya dilahirkan, mereka memutuskan pada menit terakhir bahwa mereka sebennarnya menginginkan seorang bayi perempuan. Maka orang tua saya, yang saat itu ada di daftar urut berikutnya, mendapatkan telepon di tengah malam yang menanyakan: “Tak terduga, kami mendapatkan seorang bayi laki-laki; apakah kalian berminat mengadopsinya?” Mereka berkata:”Tentu saja.” Ibu kandung saya lalu mengetahui bahwa ibu angkat saya tidak pernah lulus kuliah dan ayah saya tidak pernah lulus dari sekolah menengah. Dia menolak untuk menandatangani berkas terakhir surat adopsi. Sikapnya baru melunak beberapa bulan kemudian ketika orang tua saya berjanji bahwa saya akan disekolahkan sampai perguruan tinggi.<br />
Dan 17 tahun kemudian memang saya memulai kuliah di perguruan tinggi. Tetapi bodohnya, saya memilih perguruan tinggi yang hampir sama mahalnya dengan Stanford, sehingga seluruh tabungan orang tua saya, yang adalah dari golongan kelas buruh, habis untuk membayar biaya kuliah saya. Setelah enam bulan, saya tidak melihat adanya manfaat dari berkuliah. Saya tidak tahu apa yang ingin saya lakukan di hidup saya dan bagaimana kuliah akan membantu saya untuk menemukannya. Selama masa kuliah, saya telah menghabiskan seluruh simpanan orang tua saya. Jadi saya memutuskan untuk keluar dan mempercayai bahwa semuanya akan berlangsung baik. Pada awalnya, keputusan itu tampak menakutkan, tetapi setelah melihat ke belakang, itu adalah salah satu keputusan terbaik yang saya pernah buat. Setelah saya memutuskan untuk keluar, saya berhenti mengambil kelas-kelas wajib yang tidak saya perlukan, dan mulai mengambil kelas-kelas yang menarik bagi saya.<br />
Tidak semuanya berlangsung baik. Saya tidak mempunyai kamar asrama sehingga saya tidur di lantai kamar teman-teman, mengembalikan botol-botol soda untuk mendapatkan 5¢ deposit yang saya gunakan untuk membeli makanan, dan berjalan sejauh 7 mil melintasi kota setiap minggu malam untuk mendapatkan hidangan enak di kuil Hare Krishna. Pada saat itu, saya menyukai gaya hidup itu. Dan banyak hal berharga yang telah pelajari saya dapatkan karena rasa keingintahuan dan intuisi saya. Berikut ini adalah satu contoh:<br />
Reed College pada waktu itu menawarkan instruksi kaligrafi yang barangkali terbaik di seluruh negeri. Setiap poster, label di laci di seluruh kampus, ditulis tangan dengan kaligrafi yang indah. Karena saya sudah keluar kuliah dan tidak harus mengambil kelas-kelas tertentu, saya memutuskan untuk mengambil kelas kaligrafi untuk belajar bagaimana melakukannya. Saya belajar seni tipografi serif dan san serif, tentang memvariasikan jumlah spasi antara kombinasi-kombinasi huruf yang berbeda, tentang apa yang membuat tipografi menarik. Semua itu sangat indah, bersejarah, dan keartistikannya tidak dapat diukur dengan ilmu pengetahuan, dan menurut saya itu mengagumkan.<br />
Tidak ada satupun unsur dari pelajaran ini yang dapat diterapkan dalam hidup saya. Namun sepuluh tahun kemudian, ketika kami mendisain komputer Macintosh pertama, apa yang saya telah pelajari saya ingat kembali. Dan kami merancang Mac berdasarkan pengetahuan itu. Komputer itu adalah yang pertama menggunakan seni tipografi yang indah. Seandainya saya tidak pernah mengambil kelas kaligrafi itu semasa kuliah, Mac tidak akan pernah memiliki bermacam-macam jenis huruf dan spasi yang proporsional. Dan karena Windows hanya menjiplak Mac, kemungkinan besar tidak ada komputer yang memiliki fitur seperti itu. Seandainya saya tidak pernah putus kuliah, saya tidak akan pernah mengambil kelas kaligrafi, dan komputer-komputer pribadi tidak akan memiliki tipografi indah seperti yang mereka miliki sekarang. Tentu saja sewaktu saya masih kuliah, tidak mungkin saya bisa menghubungkan titik-titik kehidupan itu. Tetapi sepuluh tahun kemudian, semuanya menjadi jelas.<br />
Sekali lagi, kalian tidak bisa menghubungkan titik-titik kehidupan ketika melihat ke masa depan, kalian hanya bisa melakukannya ketika melihat masa lampau. Jadi kalian harus meyakini bahwa titik-titik itu akan terangkai di masa mendatang. Kalian harus mempunyai suatu keyakinan – di intuisi, takdir, hidup, karma, atau apapun. Pendekatan ini tidak pernah mengecewakan saya, dan telah membuat perbedaan yang berarti di kehidupan saya.<br />
Cerita kedua saya adalah tentang cinta dan kehilangan.<br />
Saya termasuk beruntung – saya menemukan apa yang saya ingin lakukan di masa muda saya. Saya dan Woz memulai Apple di garasi orang tua saya ketika saya berumur 20. Kami bekerja keras, dan dalam 10 tahun, Apple telah berkembang dari hanya kami berdua di garasi menjadi sebuah perusahaan bernilai $2 milyar dengan lebih dari 4000 karyawan. Kami baru meluncurkan produk terbaik kami – Macintosh – setahun sebelumnya, dan saya baru menginjak usia 30. Dan lalu saya dipecat. Bagaimana kita dapat dipecat dari perusahaan yang kita dirikan? Jadi, ketika Apple berkembang kami merekrut seseorang yang saya pikir sangat berkompeten untuk menjalankan perusahaan bersama saya, dan di tahun pertama, semuanya berjalan lancar. Tetapi kemudian visi-visi masa depan kami mulai berbeda dan kami saling bertentangan. Dewan Direksi berpihak pada dia. Jadi di usia 30, saya keluar dari perusahaan itu, dan itu sangat terbuka. Aya yang telah menjadi fokus kehidupan dewasa saya telah hilang, dan saya merasa hancur.<br />
Selama beberapa bulan, saya benar-benar tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Saya merasa bahwa saya telah mengecewakan generasi pengusaha sebelumnya – karena saya telah menjatuhkan tongkat yang diserahkan kepada saya. Saya bertemu David Packard dan Bob Noyce, mencoba untuk meminta maaf karena telah mengacaukan semuanya. Saya adalah seorang tokoh publik yang gagal, dan bahkan saya berpikir untuk melarikan diri. Namun sesuatu perlahan-lahan mulai tampak nyata – saya masih menyukai apa yang saya lakukan. Apa yang telah terjadi di Apple tidak mengubah kenyataan itu sedikit pun. Saya telah ditolak, tetapi saya tetap mencintainya. Jadi saya memutuskan untuk memulai kembali.<br />
Pada saat itu saya tidak sadar, tetapi ternyata dipecat dari Apple adalah hal terbaik yang pernah terjadi pada saya. Beban berat sebagai orang sukses tergantikan oleh keleluasaan sebagai pemula lagi, kurang yakin akan segalanya. Hal ini mengantarkan saya untuk memasuki periode yang paling kreatif dalam hidup saya.<br />
Dalam lima tahun berikutnya, saya memulai sebuah perusahaan bernama NeXT, perusahaan lain bernama Pixar, dan jatuh cinta dengan wanita istimewa yang kemudian menjadi istri saya. Pixar bertumbuh menjadi perusahaan yang menciptakan film animasi komputer pertama di dunia, Toy Story, dan saat ini adalah studio animasi tersukses di dunia. Lalu peristiwa yang luar biasa terjadi, Apple membeli NeXT, dan saya kembali bekerja di Apple, dan teknologi yang kami kembangkan di NeXT menjadi jantung kehidupan Apple. Dan, Laurene dan saya mempunyai keluarga yang bahagia. </p>
<p>Saya yakin semua ini tidak akan terjadi bila saya tidak dipecat dari Apple. Hal ini memang serasa menelan obat pahit, tetapi saya membutuhkannya. Kadangkala kehidupan serasa terlalu berat, tetapi jangan kehilangan keyakinan kalian. Saya yakin bahwa satu-satunya yang membuat saya terus berusaha adalah karena saya mencintai apa yang saya lakukan. Kalian harus menemukan apa yang kalian cintai dalam pekerjaan, seperti sama juga halnya dalam hidup percintaan kalian. Pekerjaan kalian akan memenuhi sebagian besar dari kehidupan kalian, dan satu-satunya cara untuk benar-benar puas adalah dengan melakukan sesuatu yang kalian yakini adalah pekerjaan yang besar dan hebat. Dan satu-satunya cara untuk melakukan pekerjaan seperti itu adalah dengan mencintai pekerjaan kalian. Jika kalian belum menemukannya, tetaplah mencari. Jangan menetap. Seperti halnya dengan keinginan hati kalian, kalian akan tahu begitu kalian menemukannya. Dan, seperti semua hubungan yang memuaskan, hubungan kalian dengan pasangan akan menjadi lebih baik dari tahun ke tahun. Jadi tetaplah mencari hingga kalian menemukannya. Jangan menetap.<br />
Cerita ketiga saya adalah tentang kematian.<br />
Ketika saya berumur 17 tahun, saya membaca sebuah ungkapan yang kira-kira berbunyi sebagai berikut: “Hiduplah sebagaimana hari ini adalah hari terakhir kalian, karena pada suatu hari nanti, itulah yang akan terjadi.” Ungkapan itu membuat kesan tersendiri dalam hati saya, dan sejak saat itu, selama 33 tahun terakhir, saya telah melihat cermin di pagi hari dan bertanya pada diri sendiri: “Jika hari ini adalah hari terakhir saya, apakah saya ingin melakukan apa yang saya akan lakukan hari ini?” Dan bila saya menjawab “Tidak” selama beberapa hari berturut-turut, saya tahu bahwa saya harus mengubah sesuatu.<br />
Mengingat bahwa suatu saat saya akan mati adalah hal paling penting yang pernah saya temukan yang dapat membantu saya untuk membuat keputusan-keputusan terbesar dalam hidup saya. Karena hampir semuanya – harapan-harapan eksternal, kebanggan, takut akan malu dan gagal – semua hal itu menjadi tidak penting dibanding menghadapi kematian, sehingga meninggalkan hal-hal dan perasaan yang terpenting. Mengingat bahwa kalian akan menghadapi kematian merupakan cara terbaik untuk menghindari pemikiran bahwa kalian akan kehilangan sesuatu. Kalian sudah terlanjut telanjang. Dan tidak ada alasan untuk tidak mengikuti kata hati kalian.<br />
Sekitar setahun yang lalu saya didiagnosis mengidap kanker. Saya menjalani scan pukul 7.30 pagi dan hasilnya dengan jelas menunjukkan bahwa saya memiliki tumor di pankreas saya. Saya bahkan tidak tahu pankreas itu apa. Para dokter mengatakan bahwa mereka hampir pasti kanker semacam ini tidak dapat disembuhkan, dan harapan hidup saya hanya tiga sampai enam bulan. Dokter saya menganjurkan saya untuk pulang ke rumah dan  membereskan segala urusan, yang sebenarnya ini isyarat untuk mempersiapkan kematian. Itu berarti, cobalah untuk mengatakan kepada anak-anak kalian semua yang kalian akan katakan 10 tahun mendatang dalam hanya beberapa bulan saja. Ini berarti, pastikan bahwa segalanya akan diatur sebaik-baiknya supaya akan meringankan beban keluarga kalian. Ini berarti ucapan selamat tinggal.<br />
Saya hidup dengan diagnosis itu sepanjang hari. Malam itu saya dibiopsi, di mana mereka memasukkan endoskopi ke tenggorokan saya, melalui perut dan usus-usus, menusukkan jarum ke pankreas saya dan mengambil beberapa sel tumor. Saya dibius tetapi istri saya yang saat itu berada di sana, memberitahu saya bahwa ketika mereka melihat sel-sel itu melalui mikroskop, para dokter mulai menangis karena ternyata kanker pankreas itu termasuk satu jenis kanker yang sangat jarang dan dapat disembuhkan dengan operasi. Saya menjalani operasi itu dan hari ini saya baik-baik saja.<br />
Kejadian itu adalah masa terdekat saya dengan menghadapi kematian, dan saya harap tetap menjadi yang terdekat untuk beberapa dekade ke depan. Setelah melalui pengalaman itu, sekarang saya bisa mengatakan kepada kalian dengan lebih yakin bila kematian adalah konsep yang berguna tetapi murni intelektual:<br />
Tidak ada seorang pun yang ingin mati. Bahkan orang yang ingin masuk surga tidak ingin mencapainya dengan cara mati. Namun, kematian tidak dapat kita elakkan. Tidak ada seorang pun yang dapat menghindarinya. Dan memang harus demikianlah, karena Kematian mungkin adalah ciptaan terbaik dari Kehidupan. Kematian adalah agen perubahan Kehidupan, membersihkan yang lama untuk membuat jalan bagi yang baru. Sekarang ini kalian adalah yang baru, tetapi suatu hari tidak berapa lama dari sekarang, kalian akan berubah secara bertahap menjadi yang lama/tua dan segera disingkirkan. Maaf bila terdengar terlalu dramatis, tapi itulah kenyataannya.<br />
Waktu kalian terbatas, jadi jangan habiskan hidup kalian dengan mencoba menjadi orang lain. Jangan terperangkap dalam dogma – yaitu hidup dari hasil pemikiran orang lain. Jangan biarkan suara pendapat orang lain menenggelamkan suara batin kalian sendiri. Dan yang paling penting, miliki keberanian untuk mengikuti kata hati dan intuisi kalian. Entah bagaimana, mereka sudah mengetahui mau menjadi apa kalian nantinya. Segala sesuatu yang lain adalah sampingan.<br />
Ketika saya masih muda, ada sebuah publikasi luar biasa yang bernama The Whole Earth Catalog (Katalog Seluruh Dunia), yang merupakan salah satu buku panduan generasi saya. Penciptanya bernama Steward Brand, yang tinggal tak jauh dari sini di Menlo Park, dan dia menghidupkan publikasi itu dengan sentuhan puitisnya. Semua ini terjadi di akhir tahun 1960-an, sebelum beredarnya komputer dan desktop publishing, jadi semua diterbitkan dengan mesin-mesin ketik, gunting, dan kamera polaroid. Di jaman itu, terbitan itu seperti layaknya Google dalam bentuk cetakan, 35 tahun sebelum kelahiran Google: isinya idealis, dan dipenuhi dengan alat bantu yang rapi dan gagasan-gagasan besar.<br />
Stewart dan timnya sempat menerbitkan beberapa edisi The Whole Earth Catalog, dan ketika terbitan ini mencapai titik ajalnya, mereka menerbitkan edisi terakhir. Saat itu adalah pertengahan tahun 1970-an, ketika saya masih seusia kalian. Di sampul belakang edisi terakhir mereka, ada sebuah foto jalan pedesaan di pagi hari, jenis yang membuat kalian ingin lalui jika kalian suka berpetualang. Di bawahnya, ada kata-kata: “Tetaplah Lapar. Tetaplah Bodoh.” Itu adalah pesan perpisahan mereka. Tetaplah Lapar. Tetaplah Bodoh. Dan saya selalu mengharapkan hal itu pada diri saya. Dan sekarang, sebagai lulusan baru, itulah yang saya harapkan bagi kalian.<br />
Tetaplah Lapar. Tetaplah Bodoh.<br />
Terima kasih banyak. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bisniskecil.com/?feed=rss2&#038;p=468</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seni Kekuasaan</title>
		<link>http://www.bisniskecil.com/?p=462</link>
		<comments>http://www.bisniskecil.com/?p=462#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Aug 2011 09:55:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bisniskecil.com/?p=462</guid>
		<description><![CDATA[Ditulis oleh Guy Kawasaki, wawancara dengan Jeffrey Pheffer, seorang profesor Stanford University School of Business 1. T: Apa saja yang dapat menghalangi seseorang untuk memperoleh kekuasaan? J: Sebagian besar halangan timbul dari diri sendiri. Banyak orang melihat kekuasaan sebagai hal yang tidak adil – bukanlah pihak yang paling layak/berprestasi terbaik yang mencapai kesuksesan, tetapi mereka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.bisniskecil.com/wp-content/uploads/2011/08/power.jpg" rel="lightbox[462]"><img src="http://www.bisniskecil.com/wp-content/uploads/2011/08/power-300x187.jpg" alt="" title="power" width="300" height="187" class="aligncenter size-medium wp-image-463" /></a></p>
<p>Ditulis oleh Guy Kawasaki, wawancara dengan Jeffrey Pheffer, seorang profesor Stanford University School of Business</p>
<p>1. T: Apa saja yang dapat menghalangi seseorang untuk memperoleh kekuasaan?</p>
<p>J: Sebagian besar halangan timbul dari diri sendiri. Banyak orang melihat kekuasaan sebagai hal yang tidak adil – bukanlah pihak yang paling layak/berprestasi terbaik yang mencapai kesuksesan, tetapi mereka yang memiliki keterampilan politik terbaik – memutuskan untuk tidak ambil bagian. Yang lainnya menolak untuk berusaha – tanpa kerja keras, kesuksesan bisnis atau karir tidak akan dapat diperoleh, dan beberapa orang tidak bersedia untuk tarik-ulur (misalnya dalam menghabiskan waktu dengan teman dan keluarga) yang diperlukan dalam upaya untuk mencapai kekuasaan. Ada juga orang-orang yang cenderung untuk menyalahkan halangan daripada diri sendiri, dengan tujuan  untuk mempertahankan citra diri yang positif – jika anda tidak benar-benar mencoba, kegagalan hanya berpengaruh sedikit atau tidak sama sekali terhadap kemampuan anda (mungkin anda bisa berhasil kalau betul-betul mencoba).<br />
<span id="more-462"></span><br />
Beberapa orang seringkali menyerah duluan sebelum memulai. Terkadang kewirausahaan tidak akan berhasil tanpa mengambil resiko, terutama pada tahap awal, sama seperti juga pada karir seseorang. Ironisnya, banyak orang hanya mau mengambil jalan aman – tidak ingin terlalu terlibat dalam mempromosikan diri sendiri, tidak meminta bantuan dan sokongan – tetapi lalu mengambil resiko di kemudian hari. Hal ini tampaknya terbalik – akan lebih masuk akal untuk melaju melampaui batas dalam tahap awal sebuah karir karena kalau gagalpun, hampir tidak ada ruginya. </p>
<p>2.  T: Kualitas-kualitas pribadi apakah yang dibutuhkan untuk meraih kekuasaan?</p>
<p>J: Kualitas-kualitas pribadi dibentuk dari &#8220;kehendak&#8221; (atau hasrat) dan &#8220;keterampilan&#8221; (kemampuan atau kapasitas). Mungkin ambisi/dorongan adalah hal yang paling penting dalam kualitas &#8220;kehendak&#8221;. Beberapa tahun yang lalu saya menulis kolom Business 2.0 tentang SuccessFactors di mana CEO-nya, Lars Dalgaard mengambil sebuah produk yang gagal pada penilaian kinerja dan menciptakan sebuah perusahaan yang sangat sukses karane Lars &#8220;menolak kegagalan&#8221;. Karena merasa terdorong untuk mencapai kesuksesan, Lars bersedia untuk bekerja keras dan mengeluarkan tenaga (kualitas nomor 2) dan bertahan walaupun terkadang mengalami kemunduran (kualitas nomor 3) sampai akhirnya dia berhasil. Selain energi (yang dapat dikembangkan), ketekunan, dan dorongan dan ambisi, kualitas penting lainnya ialah kemampuan untuk memahami orang lain, menempatkan diri sendiri pada posisi mereka dan memahami akar budaya mereka.</p>
<p>Setelah anda mengerti sudut pandang orang lain, anda dapat dengan mudah memprediksi perilaku mereka dan juga mengetahui bagaimana anda dapat membuat mereka beralih ke pihak anda. Kualitas lain yang anehnya langka namun penting adalah kemampuan untuk mentolerir konflik – kebanyakan orang menolak konflik – dan tidak harus disukai oleh semua orang. Setiap pemimpin, atau dalam hal ini orang-orang yang dalam tahap menuju kepemimpinan, harus membuat keputusan-keputusan yang sukar, termasuk keputusan untuk berinisiatif dan memberhentikan seseorang. Bila anda merasa anda harus selalu mendapatkan persetujuan dari semua orang, kemungkinan anda tidak akan bisa melakukan hal-hal yang diperlukan untuk membuat anda – atau dalam hal ini perusahaan anda – mencapai kesuksesan.</p>
<p>3. Q: Apakah sususan dasar untuk mencapai kekuasaan?</p>
<p>J: Pertama-tama, tentukan hal apa saja yang sangat penting bagi anda – tujuan-tujuan anda. Guru marketing keith Ferrazzi berkata, &#8220;Memiliki misi sangatlah penting,&#8221; dan apa yang dia katakan berlaku pada siapa saja termasuk perusahaan-perusahaan. Selanjutnya, dirikan dewan direksi pribadi atau penasehat-penasehat informal yang bisa, dan akan, mengatakan apapun sejujurnya. Mereka harus dapat menilai kualitas-kualitas yang anda butuhkan untuk mencapat kekuasaan, dan bekerja samalah dengan mereka untuk membentuk rencana pengembangan pribadi untuk meningkatkan kelemahan-kelemahan anda. Cari tahulah posisi yang dapat menjadi landasan untuk menuju kekuasaan. Posisi seperti berikut terletak di sebuah unit yang dapat memecahkan masalah penting, namun belum mencapai banyak visibilitas dan karena ada banyak kandidat berbakat yang ingin bekerja di sana, anda akan menghadapi persaingan yang ketat.</p>
<p>4. T: Bagaimana caranya seseorang bisa membangun reputasi online yang baik?</p>
<p>J: Anda harus gigih dan dapat ditemukan secara mudah di Internet. Saya kenal seorang wanita yang memulai blogging untuk perusahaan manajemen keuangan di tempat dia bekerja karena rekan-rekan kerjanya berpikir bahwa aktivitas semacam itu tidak termasuk dalam pekerjaan sehari-hari mereka (tentu saja blogging tidak termasuk dalam rutinitas mereka). Ketika dia mendapat wawancara pekerjaan di sebuah organisasi internet marketing yang cukup besar, blog-blog yang ditulisnya telah membuka pintu kesempatan karena mereka telah mengetahui jalan pikiran wanita ini. Menulis juga dapat membantu mengembangkan bakat-bakat menulis dan komunikasi – yang dinilai sangat penting dan anehnya, tidak banyak orang yang mempunyai bakat seperti itu. </p>
<p>5. T: Apakah dampak dan kelemahan dari kekuasaan?</p>
<p>J: Salah satu dampak terbesar dari kekuasaan adalah, anda akan selalu di bawah pengawasan. Sebagaimana Mark Hurd yang pernah bekerja di HP, seharusnya mengetahui bahwa ketika anda memiliki kekuasaan, anda tidak akan bisa mengalami hal-hal semacam makan malam pribadi. Semua orang juga bisa membuat kesalahan, tetapi sangat kecil kemungkinan untuk kesalahan-kesalahan tersebut diabaikan atau diampuni bila profil anda berada dalam posisi yang tinggi dan berkuasa. Jadi setelah anda memiliki kekuasaan, anda harus mengorbankan sebagian dari privasi anda dan sebagai akibatnya, sebagian dari kontrol atas hidup anda. Harga lain yang harus dibayar atas kekuasaan ialah upaya besar yang diperlukan untuk mencapai dan mempertahankan kekuasaan.  </p>
<p>Tidak ada seorang CEO atau, dalam hal ini, kepala sekolah, pejabat tinggi pemerintah atau para pemimpin organisasi-organisasi non-profit yang tidak menghabiskan banyak waktu dan tenaga untuk bekerja. Satu hari hanya berlangsung selama 24 jam, yang sebagian besar dihabiskan untuk bekerja dan tidak untuk hal-hal lainnya. Dan akhirnya, semakin anda berkuasa, semakin anda menimbulkan kecemburuan dan persaingan. Semakin penting pekerjaan anda, semakin anda perlu kawatir dengan pihak-pihak lain yang mencoba untuk merebut pekerjaan anda. Seperti dikatakan oleh judul buku Andy Grove, Hanya Para Paranoid yang Dapat Bertahan. Anda akan membutuhkan banyak tenaga dan emosi untuk selalu mengawasi saingan-saingan anda, dan tidak semua orang siap untuk melakukan hal itu.</p>
<p>6.  T: Apakah kekuasaan harus selalu korup?</p>
<p>J: Tidak selalu, tapi seringkali begitu. Ada bukti penelitian yang menjelaskan bahwa ketika seseorang berkuasa, mereka lebih memperhatikan kebutuhan dan tujuan mereka sendiri dan kurang memperhatikan orang lain. Hal ini menyebabkan orang yang berkuasa percaya bahwa mereka tidak harus mentaati peraturan – kekuasaan menghasilkan disinhibisi dalam perilaku yang manghasilkan rasa iri hati dan persaingan. Semakin besar sebuah pekerjaan, semakin anda perlu kawatir karena orang yang berkuasa berpikir mereka bisa melakukan apapun yang mereka inginkan. Dan akan banyak orang yang mencoba menjilat pihak-pihak di posisi yang berkuasa karena mereka ingin mendapat dukungan dari para penguasa itu. Hasilnya, apapun yang dikatakan para penguasa itu akan selalu dibilang benar dan mereka akan jarang mendengar kritikan. Setelah beberapa saat, mereka akan mengalami kesulitan untuk mengetahui apa yang benar dan untuk menjaga kelakuan mereka.   </p>
<p>7. T: Bagaimana seseorang dapat menpertahankan kekuasaan?</p>
<p>J: Jawaban singkatnya adalah dengan tidak pernah berhenti untuk melakukan apa saja yang membawa anda ke posisi kekuasaan – dengan memperhatikan kebutuhan-kebutuhan atasan anda (atau atasan-atasan anda) dan mengakui bahwa anda tidak sepenuhnya bertanggung jawab atas karir anda – pihak-pihak yang mengendalikan nasib anda juga sama pentingnya. Jack Valenti bekerja sebagai kepala Motion Picture Association of America selama lebih dari tigapuluh lima (35) tahun dan selalu memperhatikan kepentingan-kepentingan atasan-atasannya, kepala studio, dan dengan bekerja keras sepanjang waktu untuk melakukan apapun yang terbaik dalam mewakili MPAA di kongres dan seluruh dunia, bahkan ketika dia mencapai umur 80 tahun. Energi yang dia miliki sangat mengagumkan. Dia tinggal di LA dan dekat Washington, D.C – dan mengatakan bahwa dia telah mengorbankan waktu dengan keluarga karena dia sering melakukan perjalanan bisnis untuk membantu MPAA dan anggota-anggotanya untuk mencapai kesuksesan.</p>
<p>Ketika anda sudah tidak memiliki energi dan tidak lagi ingin mencurahkan perhatian untuk mempertahankan kekuasaan, itulah saatnya anda harus berjejak – karena bagaimanapun juga, anda akan segera dipaksa untuk keluar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bisniskecil.com/?feed=rss2&#038;p=462</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa yang Dapat Kita Pelajari dari Justin Bieber</title>
		<link>http://www.bisniskecil.com/?p=456</link>
		<comments>http://www.bisniskecil.com/?p=456#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jul 2011 04:51:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bisniskecil.com/?p=456</guid>
		<description><![CDATA[Ditulis Oleh Guy Kawasaki Posting ini dapat mengurangi kredibilitas saya, tetapi karena saya berusaha untuk menjadi ayah yang baik, saya mengajak putri saya untuk menonton film Justin Bieber, “Never Say Never” 3D. Saya tidak hanya menikmati film itu, tetapi saya juga mendapatkan beberapa ilmu pemasaran. Untuk anda ketahui, kritikus di Fandango menilai film ini rata-rata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.bisniskecil.com/wp-content/uploads/2011/07/justin-bieber-2011-grammys.jpg" rel="lightbox[456]"><img src="http://www.bisniskecil.com/wp-content/uploads/2011/07/justin-bieber-2011-grammys-200x300.jpg" alt="" title="53rd Annual GRAMMY Awards - Arrivals" width="200" height="300" class="aligncenter size-medium wp-image-458" /></a></p>
<p>Ditulis Oleh Guy Kawasaki</p>
<p>Posting ini dapat mengurangi kredibilitas saya, tetapi karena saya berusaha untuk menjadi ayah yang baik, saya mengajak putri saya untuk menonton film Justin Bieber, “Never Say Never” 3D. Saya tidak hanya menikmati film itu, tetapi saya juga mendapatkan beberapa ilmu pemasaran.<span id="more-456"></span></p>
<p>Untuk anda ketahui, kritikus di Fandango menilai film ini rata-rata 50 dari 100. Menurut Mike Hale dari The New York Times, “&#8230;Justin Bieber hanyalah seorang yang kuno, simbol seks yang dibentuk secara teliti, di antara Donny Osmond yang lebih berpengetahuan dan Elvis Presley yang kurang berpengaruh.”</p>
<p>Dengan kata lain, para kritikus berkata bahwa Justin Bieber dan filmnya, “Never Say Never” tidak layak untuk ditonton. Namun demikian, menurut saya banyak ilmu pemasaran yang dapat dipelajari dari Bieber dan filmnya. Memang, seorang sutradara dan penyunting film yang berpengalaman dapat membuat apa saja tampak nyata, tetapi bila kita menganggap bahwa film berikut akurat, saya telah mempelajari hal-hal berikut:</p>
<p>•	YouTube membangun kariernya. Bukanlah mesin seperti Disney atau Nickelodeon, tetapi ibu Justin yang meng-upload video-video di YouTube. Keren kan? Tidak masalah apa yang anda pikirkan tentang musik Bieber, berdoa saja bahwa cara berikut ini nyata dan masih terjangkau, karena hal ini berarti bahwa masyarakat kecil bisa menang.</p>
<p>•	Twitter juga membantu. Saya senang melihat bagaimana sesuatu yang masih membingungkan banyak ahli pemasaran dapat membantu @JustinBieber untuk mengumpulkan pengikut-pengikutnya dan berinteraksi dengan mereka. Layanan Twitter yang cepat, gratis dan mudah dijangkau di manapun, yang banyak ditertawakan banyak orang, dapat membantu seseorang yang tadinya tidak dikenal menjadi sebuah fenomena. Bila anda menyukai dunia media sosial, anda harus memandang segi cerita ini sebagai cerita ilustrasi untuk menuju kesuksesan.</p>
<p>•	Film ini adalah usaha pemasaran yang luar biasa. Barangkali tidak ada yang tahu seberapa banyak kebenaran dari film ini, tetapi jalan ceritanya mencerminkan seorang bocah dari Kanada yang rendah hati, yang talentanya ditemukan lewat YouTube, lalu seorang manajer muda percaya akan bakat Bieber walaupun “industri” itu mengabaikannya, berlanjut dengan seorang artis berpengalaman (Usher) yang melihat potensinya juga, Bieber membangun kesuksesannya dengan mengincar tujuan utama marketnya (gadis-gadis muda), dan kelanjutannya anda tahu sendiri.</p>
<p>•	Bieber bekerja keras. Saya berpidato 60 kali dalam setahun, jadi saya mengerti bagaimana rasanya bekerja setiap waktu. Tetapi saya mengunjungi satu tempat, istirahat sejenak, bangun, berpidato selama sejam, dan kembali pulang. Setelah pergi ke konser dan menonton film Bieber, saya memperkirakan bahwa pertunjukannya 20 kali lebih berat daripada sebuah pidato. Dan di film itu, dia melakukan 86 tur konser yang sebagian besar perjalanannya dilakukan dengan bus. Saya ingin melihat, bisa tidak para kritikus dan pesimis melakukan semua itu. </p>
<p>•	Dia memiliki segmen pasar. Siapa di antara kita yang tidak ingin mempunyai segmen seperti Bieber memiliki pasar gadis remaja? Dalam ungkapan favorit saya, dia telah memikat mereka. Dia membuat mereka menitikkan air mata. Dia, atau siapapun yang mengarang musiknya, tahu persis apa yang mereka inginkan dan memberikan apa yang mereka mau di saat yang tepat dan cepat. Sementara itu, HP baru saja mengumumkan rencana mereka untuk meluncurkan tablet Palm empat bulan mendatang. Coba beritahu: dari siapa anda bisa belajar lebih banyak?</p>
<p>•	Dia menjangkau pelanggan-pelanggannya. Ada bagian yang menarik di film ini, di mana manajer Bieber pergi ke lapangan parkir dan memberi tiket ke beberapa penggemar. Orang-orang yang sinis akan barkata bahwa hal itu dilakukan hanya untuk membuat video yang bagus – tetapi ingatlah, politikus memberi ciuman kepada anak-anak dan CEO mempertunjukkan ketika mereka bertemu pelanggan-pelangannya.</p>
<p>•	Bieber mempunyai penasehat-penasehat yang benar-benar memberi nasehat. Karakter favorit saya di film ini adalah pelatih vokal Bieber. Dia pandai dan tegas – lebih pandai dan tegas daripada kebanyakan kapitalis ventura di dalam memperbanyak nilai tambah. Saya sama sekali tidak melihat pelatih itu menggunakan BlackBerry di film itu. Para pananam modal dan penasehat dapat belajar banyak dari melihat bagaimana dia melatih Bieber. Karakter lain yang saya suka adalah manajer Bieber. Saya senang bagaimana dia menemukan Bieber di YouTube dan  memanfaatkan bakatnya. Peristiwa ini seperti menjadi penanam modal pertama di Google berikutnya.</p>
<p>Anda akan menjadi ahli pemasaran yang lebih baik setelah menonton film ini. Kalau anda pikirkan baik-baik, kewiraswastaan adalah cerita tentang jiwa-jiwa pemberani yang tidak pernah mengatakan tidak pernah – bukan penentang yang mengkritik upaya mereka. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bisniskecil.com/?feed=rss2&#038;p=456</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia-rahasia Inovasi Steve Jobs (Penemu Apple)</title>
		<link>http://www.bisniskecil.com/?p=434</link>
		<comments>http://www.bisniskecil.com/?p=434#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jun 2011 20:53:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bisniskecil.com/?p=434</guid>
		<description><![CDATA[1. Lihatlah diri anda sebagai seorang penemu. Inovasi semata-mata berarti sebuah cara baru untuk melalukan sesuatu yang menghasilkan perubahan positif. Artinya, semua orang bisa melakukannya, baik dalam skala kecil ataupun besar. Innovasi bukanlah sesuatu yang hanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan internasional. Penemuan terhebat Steve Jobs – sebuah komputer untuk sehari-hari – terbentuk ketika Jobs dan teman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.bisniskecil.com/wp-content/uploads/2011/06/Steve_Jobs_portrait_by_tumb.jpg" rel="lightbox[434]"><img src="http://www.bisniskecil.com/wp-content/uploads/2011/06/Steve_Jobs_portrait_by_tumb-300x225.jpg" alt="" title="Steve_Jobs_portrait_by_tumb" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-432" /></a></p>
<p>1. Lihatlah diri anda sebagai seorang penemu. Inovasi semata-mata berarti sebuah cara baru untuk melalukan sesuatu yang menghasilkan perubahan positif. Artinya, semua orang bisa melakukannya, baik dalam skala kecil ataupun besar. Innovasi bukanlah sesuatu yang hanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan internasional. Penemuan terhebat Steve Jobs – sebuah komputer untuk sehari-hari – terbentuk ketika Jobs dan teman SMA-nya yang bernama Steve Wozniak merakit papan sirkuit di rumah orangtua Jobs. Walaupun Jobs seringkali bertengkar dengan ibunya karena dia menggunakan dapur sebagai tempat perakitan, Jobs selalu menganggap Apple sebagai merek yang akan mengubah dunia.<span id="more-434"></span></p>
<p>2. Lakukan apa yang anda suka. Ketika Steve Jobs diminta untuk memberikan nasehat kepada pengusaha-pengusaha muda, dia berkata, “Saya rasa anda harus mendapatkan pekerjaan sebagai seorang pelayan sampai anda menemukan sesuatu kegiatan atau pekerjaan yang sangat anda gemari. Beranikan diri anda untuk mengikuti kata hati”, begitulah Jobs menasehati mahasiswa-mahasiswa Stanford pada tahun 2005. “Anda harus menemukan sesuatu yang anda suka. Bila anda belum menemukannya, carilah terus. Jangan pernah berhenti.” Anda baru bisa menciptakan penemuan-penemuan yang mengubah dunia bila anda betul-betul bergairah untuk memajukan masyarakat.</p>
<p>3.	Taklukkan dunia. Keinginan besar dapat memacu sebuah roket tetapi visilah yang menentukan roket untuk menuju tujuan utamanya. Ketika Steve Jobs melihat demonstrasi antarmuka pengguna grafis versi awal yang belum sempurna di fasilitas penelitian Xerox pada tahun 1979, dia menyadari hal itu akan membantu dia memenuhi visinya untuk menaruh komputer di tangan setiap orang. Jobs berkata bahwa Xerox pernah mempunyai kesempatan untuk mendominasi industri komputer, tetapi visi mereka hanya terbatas di pembuatan mesin fotokopi. Terkadang dua orang melihat hal yang sama tetapi menanggapi hal itu secara berbeda, tergantung pada visi mereka.<br />
4. Mulai aktifkan otak anda. Menurut Steve Jobs, kreatifitas berarti kemampuan untuk mengaitkan berbagai macam hal. Salah satu alasan mengapa Jobs adalah seorang yang kreatif ialah karena dia menghabiskan waktunya untuk mencari pengalaman-pengalaman baru seperti: mempelajari kaligrafi, mengunjungi ashram (tempat ibadah), mengamati rancangan alat dapur di Macy&#8217;s atau mempelajari layanan pelanggan di hotel Four Seasons. Job tidak “mencuri” sebanyak dia “menerapkan” ide-ide dari berbagai macam bidang. Penuhi otak anda dengan pengalaman-pengalaman baru di luar bidang kerja, ilmu, atau usaha anda. </p>
<p>5. Juallah mimpi, bukan produk. Pada akhir presentasi utama pertamanya tahun 1997, ketika Jobs kembali ke Apple setelah absen selama 12 tahun, dia berhenti sejenak, lalu berkata, “Kita akan melayani orang-orang yang telah membeli produk-produk kita sejak awal permulaan. Banyak orang berpikir bahwa mereka gila. Tetapi di dalam kegilaan itu, kita melihat kecerdasan.” Bantu pelanggan anda untuk menemukan bakat tersembunyi mereka dan anda akan memenangkan hati mereka.</p>
<p>6. Katakan tidak ke 1000 hal. Ketika Mark Parker mengambil alih jabatan CEO Nike, dia menghubungi Steve Jobs untuk meminta nasehat. Jobs berkata, “Singkirkan hal-hal buruk dan fokuslah pada hal-hal yang baik.” Tidak ada nasehat yang lebih baik dari itu.</p>
<p>7. Berjuanglah menuju kesederhanaan. Ahli desain Apple yang bernama Jonathan Ive mencerminkan pendekatan Jobs ke desain produk dengan berkata, “Kami sangat terpengaruhi dengan pikiran untuk selalu mencoba mengembangkan solusi yang sangat sederhana, karena sebagai makhluk jasmani, kita mengerti kejelasan.” Kalau anda bisa merancang produk seperti iPad yang sangat sederhana, bahkan anak umur dua tahun bisa memakainya (ada videonya di YouTube), berarti anda berada di jalur yang benar. </p>
<p>8. Ciptakan pengalaman-pengalaman berbeda yang menghebohkan. Toko Apple telah meningkatkan standar mereka dalam layanan pelanggan. Tujuan Apple bukanlah untuk “menggerakkan logam”, tetapi untuk “memperkaya kehidupan.” Mulailah memperkaya kehidupan masyarakat dan penjualan anda pasti meningkat.</p>
<p>9. Kuasailah pesan anda. Anda mungkin mempunyai ide terhebat sedunia, tetapi bila anda tidak bisa meyakinkan siapapun, sia-sialah ide itu. Steve Job adalah pendongeng terbaik sedunia. Presentasi-presentasinya sangat informatif, mendidik dan menghibur. Teknik presentasinya telah dijelaskan secara mendetail di buku saya yang terdahulu.</p>
<p>10. Mimpilah lebih besar lagi. Ketika seorang eksekutif Disney yang bertanggungjawab memperbaharui toko-toko Disney mendekati Steve Jobs untuk meminta nasehat, Jobs berkata, “Mimpilah lebih besar lagi.” Jobs selalu mempunya mimpi yang lebih dan lebih besar dan itulah yang membuat segalanya berbeda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bisniskecil.com/?feed=rss2&#038;p=434</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Delapan Hal Terbodoh yang Dapat Dilakukan oleh Seorang Pengusaha</title>
		<link>http://www.bisniskecil.com/?p=423</link>
		<comments>http://www.bisniskecil.com/?p=423#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 May 2011 22:31:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[Memulai Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bisniskecil.com/?p=423</guid>
		<description><![CDATA[Para pengusaha biasanya wajib mengikuti kurva belajar yang tajam, berinovasi, dan terkadang belajar dari percobaan dan kesalahan yang lampau, dengan tujuan untuk bertahan di setiap rintangan di awal permulaan suatu usaha. Tidakkah akan lebih baik untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang merugikan yang disebabkan oleh percobaan dan kegagalan? 1. Menyingkirkan karyawan-karyawan utama. Selain kekayaan intelektual, aset yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.bisniskecil.com/wp-content/uploads/2011/05/Mistake.png" rel="lightbox[423]"><img src="http://www.bisniskecil.com/wp-content/uploads/2011/05/Mistake-300x259.png" alt="" title="Mistake" width="300" height="259" class="aligncenter size-medium wp-image-424" /></a></p>
<p>Para pengusaha biasanya wajib mengikuti kurva belajar yang tajam, berinovasi, dan terkadang belajar dari percobaan dan kesalahan yang lampau, dengan tujuan untuk bertahan di setiap rintangan di awal permulaan suatu usaha. Tidakkah akan lebih baik untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang merugikan yang disebabkan oleh percobaan dan kegagalan?<span id="more-423"></span></p>
<p>1. Menyingkirkan karyawan-karyawan utama. Selain kekayaan intelektual, aset yang paling penting di tahap awal sebuah perusahaan adalah karyawan-karyawan. Teknologi akuisisi terutamanya bersadarkan pada bakat dan teknologi (di usaha-usaha kecil, bakat lebih diutamakan). Perusahaan-perusahaan harus menghargai para karyawan berdasarkan asumsi yang dapat dibagi dengan karyawan lainnya, dan memberi insentif berupa promosi dan bonus untuk membalas usaha mereka. Dengan melakukan seperti berikut, anda dapat memastikan bahwa karyawan-karyawan anda bermoral tinggi dan mereka akan mengikuti anda kemanapun anda pergi tanpa syarat!</p>
<p>2. Menjual saham terlalu banyak kepada penanam-penanam modal. Pengusaha-pengusaha yang telah bekerja keras untuk membangun nilai perusahaan juga menyerahkan pengendalian perusahaan, dan hak-hak lainnya, di dalam investasi usaha. Hak-hak utama yang diserahkan oleh pengusaha termasuk penaksiran nilai usaha yang rendah, mengijinkan penanam modal untuk mengubah opsi saham mereka, dan memperlengkapi penanam modal dengan hak-hak istimewa.</p>
<p>3. Menciptakan ketidakadilan di antara pendiri-pendiri usaha. Para pengusaha harus memikirkan tentang pembagian kepemilikan ekuitas di antara para penemu usaha. Bila tidak, mereka akan menghabiskan banyak waktu dan masalah-masalah kepemilikan akan menciptakan perseteruan. Wiraswasta-wiraswastawan seringkali berfokus di dalam memulai bisnis sehingga masalah ini tidak sempat terpikirkan. Para pendiri usaha harus menyisihkan waktu di tahap awal usaha untuk membuat persetujuan tentang bagaimana bentuk struktur kepemilikan bisnis dengan tujuan untuk meluruskan insentif dan mengkompensasi secara adil atas usaha kerja di perusahaan, di masa lampau dan masa depan. Untuk memulai, cara yang paling mudah adalah dengan membagi kepemilikan ekuitas secara merata di antara pendiri-pendiri usaha, jadi setiap orang mendapatkan insentif secara adil untuk mengembangkan perusahaan. Akan tetapi, setiap orang mempunyai keahlian-keahlian, modal, koneksi, atau hal-hal bernilai lainnya yang berbeda, yang dapat menjelaskan adanya perbedaan persentase ekuitas yang dimiliki oleh setiap pendiri usaha. </p>
<p>4. Mengoptimalkan kesepakatan secara berlebihan. Untuk mencapai kesuksesan, seorang pengusaha wajib mengembangkan kesadaran akan waktu sehingga dia dapat mengetahui waktu yang tepat untuk meraih kesempatan yang hadir. Banyak pengusaha melewatkan kesempatan investasi karena mereka berpikir akan ada lebih banyak perjanjian yang lebih bernilai. Lalu tiba-tiba, tidak ada perjanjian yang lebih baik dan mereka di ambang kegagalan karena banyaknya biaya yang dikeluarkan yang hampir takterbendungi. Aturan pertama dalam mengumpulkan keuntungan adalah untuk menerima kesepakatan yang masuk akal sesegera mungkin. Tindakan inilah yang membedakan pengusaha yang bijak dari yang lainnya. </p>
<p>5. Membiarkan penasehat mengambil keuntungan. Di tahap awal sebuah perusahaan, para wiraswastawan terkadang membuat kesalahan dengan memberi saham hibah yang melimpah atau kepemilikan kepada “penasehat-penasehat” perusahaan, yang ternyata tidak begitu membawa banyak manfaat. Kami banyak melihat kejadian ini di tahap awal perusahaan, di mana pengusahanya terlalu terkesan dengan surat mandat calon penasehat. Pengusaha itu gagal dalam meneliti lebih lanjut apabila penasehat itu terlalu sibuk atau bukan penasehat yang tepat untuk bekerja di perusahaan. Bukan berarti penasehat semacam itu akan menjadi sumber kehancuran perusahaan, tetapi dapat menyebabkan hadirnya masalah-masalah yang tidak penting dalam usaha bisnis. Pastikan penasehat-penasehat anda berada dalam vesting schedule (hak-hak yang diberikan dari waktu ke waktu) dan jangan ragu-ragu untuk mengakhiri kerja sama mereka bila mereka tidak melaksanakan tugas secara baik.</p>
<p>6. Kurang siap sedia untuk bernegosiasi. Berikut ini adalah masalah klasik di mana seorang wiraswastawan menghadiri pertemuan atau negosiasi dengan seorang partner atau penanam modal, dan lalu memutuskan untuk melakukan seadanya tanpa persiapan. Ingatlah bahwa bila anda adalah seorang pengusaha pemula, seringkali anda hanya mempunyai satu kesempatan untuk mengutarakan perusahaan anda. Bila anda hadir tanpa persiapan, akan lebih baik bila anda menunda pertemuan sehingga anda tidak menghabiskan waktu anda dan pihak yang bersangkutan. Skenario terburuk, kejadian ini dapat membuat kabar negatif tentang perusahaan anda tersebar – contohnya, penanam modal seringkali berbagi pengetahuan tentang peluang-peluang investasi. Untuk mendapatkan hasil terbaik, anda sebaiknya menyiapkan waktu untuk mempersiapkan diri untuk menghadiri pertemuan dengan pengetahuan tentang kedudukan perusahaan anda, latar belakang partner atau pananam modal, pertanyaan-pertanyaan yang anda pikir akan ditujukan kepada anda, dan pernyataan bisnis atau investasi.  </p>
<p>7. Menyembunyikan unsur-unsur lemah perusahaan. Banyak pengusaha biasanya menunggu sampai detik terakhir sebelum mengumumkan aspek-aspek lemah perusahaan seperti kemitraan strategis, pembiayaan, atau penjualan perusahaan itu. Dalam negosiasi, anda harus mengungkapkan semua kelebihan dan kekurangan perusahaan dengan tujuan semua pihak dapat membuat harapan-harapan tepat dalam negosiasi. Tindakan ini akan menunjukkan bahwa pengusaha itu berniat baik dalam negosiasi dan juga membangun kredibilitasnya. Memberikan hal-hal “baik dan buruk” juga menekankan unsur-unsur lemah dan cenderung untuk membuat semua pihak berfokus pada kesepakatan di segi materi. Meskipun sudah diperingatkan, banyak pengusaha memilih untuk menyembunyikan aspek-aspek negatif perusahaan, walaupun ini sama dengan bermain dengan api. Kasus terburuk, persetujuan dapat digagalkan pada detik terakhir, atau paling tidak, mengakibatkan partner atau penanam modal anda tidak puas akan persetujuan, dan merusak kerja sama jangka panjang antara pihak-pihak  yang bersangkutan. </p>
<p>8. Kehilangan fokus akan hal-hal penting. Walaupun pokok ini berada dalam urutan terakhir, karena sebetulnya pokok ini sudah sangat jelas, kalau diabaikan dapat membuat kerugian yang besar pada perusahaan. Produk-produk, layanan-layanan, dan pelanggan-pelanggan perusahaan adalah, dan harus selalu menjadi fokus utama seorang pengusaha. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bisniskecil.com/?feed=rss2&#038;p=423</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia: The Next Big Thing in Digital Media!</title>
		<link>http://www.bisniskecil.com/?p=408</link>
		<comments>http://www.bisniskecil.com/?p=408#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Apr 2011 04:03:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bisniskecil.com/?p=408</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><iframe width="520" height="390" src="http://www.youtube.com/embed/HMeXnc1_A74?fs=1&#038;feature=oembed" frameborder="0" allowfullscreen></iframe></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bisniskecil.com/?feed=rss2&#038;p=408</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara-cara Sederhana Untuk Mengembangkan Strategi Twitter Anda</title>
		<link>http://www.bisniskecil.com/?p=399</link>
		<comments>http://www.bisniskecil.com/?p=399#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Apr 2011 19:18:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bisniskecil.com/?p=399</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa bulan yang lalu, seorang peneliti bisnis bernama Dr. Hanna memimpin penelitian statistik secara ekstensif untuk menemukan strategy tweeting yang paling optimal dalam rangkaian uji coba tweets selama beberapa minggu. Dia mengungkapkan ide-ide yang sangat menarik yang akan membantu anda untuk meraup manfaat lebih banyak dari setiap tweet anda! Kualitas vs. kuantitas Tweet – Penelitian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.bisniskecil.com/wp-content/uploads/2011/04/twitter_logo_header.png" rel="lightbox[399]"><img src="http://www.bisniskecil.com/wp-content/uploads/2011/04/twitter_logo_header.png" alt="" title="twitter_logo_header" width="256" height="256" class="aligncenter size-full wp-image-400" /></a></p>
<p>Beberapa bulan yang lalu, seorang peneliti bisnis bernama Dr. Hanna memimpin penelitian statistik secara ekstensif untuk menemukan strategy tweeting yang paling optimal dalam rangkaian uji coba tweets selama beberapa minggu. Dia mengungkapkan ide-ide yang sangat menarik yang akan membantu anda untuk meraup manfaat lebih banyak dari setiap tweet anda!<span id="more-399"></span></p>
<p><strong>Kualitas vs. kuantitas Tweet </strong>– Penelitian Dr. Hanna mempelajari seberapa penting tweeting hanya sewaktu anda memiliki sesuatu yang sangat penting untuk disebar (fokus pada kualitas) versus strategi tweeting sesering mungkin untuk memastikan bahwa posting anda selalu ada di hadapan pengikut Twitter (fokus pada kuantitas). Penelitian menunjukkan bahwa kualitas tweet JAUH lebih penting daripada kuantitas.</p>
<p>Berikut ini adalah hasil penelitian&#8230;</p>
<p><strong>Pemakaian kata-kata pertama sangat penting</strong> – Dengan hanya sepanjang 140 karakter, tweets tampak seperti kepala berita yang dibaca secara cepat. Bila anda ingin menarik perhatian pembaca, pikirkan bagaimana caranya untuk membuat isi tweet menarik dan informatif, dengan memakai topik utama dan kata-kata kunci di lima kata pertama tweet anda. </p>
<p><strong>Tweet-tweet berkualitas bertahan rata-rata selama empat hari</strong> – Bila anda mengukur dalam jangka berapa hari tweet menerima setidaknya satu klik, tergantung dari seberapa terkenal tweet itu, jangka hidup berkisar dari 1 sampai 23 hari. Tapi rata-rata, tweet-tweet yang memiliki link yang dapat diklik menerima setidaknya satu klik dalam 4 hari terpisah.   </p>
<p><strong>Waktu optimal antara tweet</strong> – Dalam sebuah penelitian yang mempelajari tentang jumlah klik yang didapat oleh tweet-tweet tentang bisnis, jarak optimal antara tweet bisnis untuk memikat klik terbanyak adalah 31-60 menit atau 2-3 jam. Penelitian itu tidak bisa menjelaskan lebih lanjut mengapa jumlah tweet menurun antara 61 menit dan 2 jam – mungkin ini efek psikologis. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bisniskecil.com/?feed=rss2&#038;p=399</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
