..

Strategi Bisnis Kecil sesuai filosofi The Art of War

Art of warArt of war

Pernahkah anda menyadari bahwa sebenarnya terdapat banyak kesamaan antara usaha yang dilakukan untuk memperoleh pelanggan dalam bisnis dengan apa yang para tentara lakukan untuk menembus wilayah asing diluar sana. Untuk berhasil mencapainya anda harus memiliki strategi serta tujuan, anda juga harus menjalankan “pertempuran” tersebut dengan baik. Bahkan dalam hal ini, anda harus menyadari bahwa bisnis anda tidak akan bertahan jika anda berpura-pura bahwa tidak ada pesaing di luar sana yang perlu dikhawatirkan.

Pernahkah anda berpikir bahwa sebuah mahakarya mengenai strategi militer yang diciptakan oleh Sun Tzu, The Art of War, sebenarnya sangat relevan untuk dipahami oleh para pemilik bisnis kecil? Inilah beberapa hal yang dapat kita pelajari dari mahakarya tersebut untuk bisnis anda:

Amati wilayah pertempuran terlebih dahulu sebelum anda bertempur.
Seorang jenderal perang yang pintar akan selalu mengamati terlebih dahulu wilayah pertempuran yang akan dia lalui sebelum bertempur. Lihatlah, saat ini terdapat banyak jumlah bisnis baru yang bermunculan di “medan pertempuran” tanpa benar-benar melakukan persiapan terlebih dahulu.

Lakukan persiapan yang menyeluruh dan lakukan serangan dengan cepat.
Banyak para pengusaha yang terjebak dalam perencanaan dan tidak pernah sampai ke titik aksi, hal ini sering disebut sebagai kelumpuhan analisis (yaitu siap-tujuan-tujuan-tujuan-tujuan-tujuan…). Seorang jenderal perang yang baik pasti akan memastikan bahwa pasukannya dilatih dan disiapkan dengan baik, dan tidak akan ragu-ragu untuk mulai bertindak.

Manfaatkan kekuatan yang anda miliki dengan baik.
Seorang pemimpin militer yang keluar sebagai pemenang selalu tahu kelemahan serta kekuatan pasukannya. Sebagai pengusaha, anda juga harus mampu mengenali dan memanfaatkan kompetensi yang tim anda miliki, serta berikanlah arahan kepada mereka untuk dapat meminimalkan kelemahan mereka dalam bersaing dengan para pesaing bisnis lainnya.

Seranglah kelemahan lawan dan waspadalah untuk setiap kesempatan yang mungkin datang.
Setiap pesaing, layaknya seorang tentara, pasti memiliki titik lemah, dan setiap wilayah pasti memiliki berbagai kesempatan yang dapat kita manfaatkan. Sebagai pengusaha, anda harus peka terhadap hal tersebut untuk meraih kemenangan kecil yang akhirnya akan mengantar anda pada sebuah kemenangan yang sebenarnya.

Batasi fokus anda pada tujuan utama anda.
Ketahuilah bahwa tidak ada bisnis atau tentara yang dapat mengelola lebih dari 3 sampai 5 tujuan dan prioritas sekaligus dengan baik. Tetapkanlah sebuah tujuan utama dan berusahalah untuk mencapainya dengan mengerahkan semua kekuatan yang anda miliki.

Kuasai wilayah yang belum dimiliki oleh lawan anda.
Dalam sebuah perang, seorang jenderal yang pintar akan mencari wilayah yang akan mereka pertahankan. Sama halnya dalam bisnis, mencari peluang baru atau pangsa pasar yang baru merupakan sebuah langkah yang pintar untuk dilakukan.

Negosiasi dan hubungan yang saling menguntungkan.
Bahkan di zaman kuno, diplomasi kreatif dan negosiasi adalah solusi yang lebih baik daripada bertempur mati-matian. Para pengusaha perlu belajar bahwa pesaing terberatnya mungkin dapat saja menjadi mitra strategis terbaiknya.

Untuk menang, anda harus mengambil risiko, tapi jangan bersikap sembrono.
Tidak ada posisi yang aman dalam bisnis, atau dalam perang. Kita harus menggunakan cara yang jitu untuk dapat memenangkan “pertempuran” tersebut, oleh karena itu kita harus berani mengambil resiko, namun juga harus disertai oleh keterampilan dan strategi yang baik.
(www.bisniskecil.com)

--

Beri Tanggapan "Strategi Bisnis Kecil sesuai filosofi The Art of War"


*